Tampilkan postingan dengan label Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Tampilkan semua postingan

Pentingnya Medical Check Up Bagi Calon TKI / TKW



Pemeriksaan kesehatan atau dikenal Medical Check UP (MCU) wajib dilakukan oleh seorang yang ingin bekerja ke luar negeri baik pekerja formal maupun informal. Medical Check UP (MCU) dimaksudkan agar Calon TKI / TKW yang akan bekerja di luar negeri memang benar-benar sehat dan tidak mengidap penyakit tertentu.

Pentingnya Medical Check Up Bagi Calon TKI / TKW | Lowongan Kerja ke Luar Negeri

Pemeriksaan kesehatan ini juga merupakan syarat utama sebelum berangkat ke luar negeri. Selain penting untuk setiap individu calon TKI / TKW, kepercayaan negara tujuan dalam menerima TKI / TKW juga dipengaruhi hasil MCU tersebut. Pemeriksaan di fokuskan pada pemeriksaan fisik, radiologi, dan laboratorium. Pemeriksaan fisik dilaksanakan oleh dokter umum dan dokter gigi, kemudian radiologi. Pastikan Anda belum pernah kena sakit kuning (liver), jantung, paru-paru. Namun tato, panu atau kelainan lainnya juga masuk medical report.

Banyak kasus TKI /TKW meninggal di luar negeri akibat masalah kesehatan atau menderita penyakit bawaan, di samping akibat kecelakaan kerja. Ada pula TKI/ TKW dipulangkan begitu sampai di negara tujuan karena dinyatakan unfit (tidak sehat).

Medical Check Up kadang memakan waktu dua hari bila ada hasil lab atau rontgen yang meragukan sehingga perlu cek ulang. Pada beberapa kasus ada calon TKI / TKW yang diberi resep obat dan harus kembali setelah obat diminum habis. Namun sebagian besar kasus, satu kali pemeriksaan (yang membutuhkan waktu hanya sehari) sudah cukup. Calon TKI / TKW yang seharusnya unfit tapi dinyatakan fit tidak akan mampu bekerja dengan baik, termasuk mengalami risiko ditolak oleh negara penempatan.

Pemeriksaan kesehatan calon TKI / TKW yang valid dan sesuai standar dianggap bentuk perlindungan dini pada TKI / TKW, selain itu juga memastikan TKI / TKW dapat bekerja dengan baik dan aman di setiap negara tujuan. Meski standar pemeriksaan kesehatan pada umumnya hampir sama, jenis pemeriksaan lainnya juga disesuaikan dengan negara tujuan TKI / TKW. Misalnya Negara tujuan Taiwan yang mengharuskan mengharuskan TKI / TKW yang bekerja di negaranya melakukan pemeriksaan fungsi ginjal atau creatinin, serta HCV (Hepatitis C Virus) untuk penyakit hepatitis C.

Adapun biaya pemeriksaan kesehatan calon TKI / TKW berkisar Rp 300-600 ribu, bergantung pada item/jenis penyakit yang diperiksa menurut kebutuhan negara tujuan.

Bagaimana, anda sudah mengetahui Pentingnya Medical Check Up Bagi Calon TKI / TKW ini ? Persiapkan dengan baik kondisi kesehatan anda sebelum memutuskan untuk bekerja ke luar negeri. Jika anda yakin dengan kesehatan dan tekad anda sudah bulat yang berminat bekerja ke luar negeri silahkan hubungi kami untuk informasi detail dan mengisi FORM PENDAFTARAN.   

Semoga Bermanfaat

Untuk SMS yang bersifat tanya jawab, maaf kami tidak dapat merespon.  Silahkan hubungi no kontak di bawah ini  jika membutuhkan informasi. 

Kontak Info Kerja Ke Luar Negeri

Kontak Info Lowongan Kerja Ke Luar Negeri  - Ali Syarief 0877-8195-8889 - 081320432002-Pin 74BAF1FB

Hubungi Via YM

logoblog

BNI Bekerjasama Dengan Alfamart untuk Remitansi TKI


Pesatnya arus Globalisasi saat ini menjadikan tidak adanya lagi batas antarnegara sehingga setiap orang memiliki hak untuk berkarya di negara lain. Tak hayal, kondisi seperti ini pun turut mendongkrak angka peredaran uang antarnegara. Tak terkecuali negara Indonesia yang banyak mengirimkan tenaga kerjanya ke luar negeri.

Selain dikenal banyak mengirimkan Tenaga Kerja Indonesia (TKI), sebagai negara muslim terbesar Indonesia memiliki tradisi kirim uang saat Ramadhan dan Lebaran. Para pahlawan devisa itupun akan berbondong-bondong mengirimkan uang ke kampung halaman demi untuk merayakakan hari raya. Sudah menjadi hal yang lazim seseorang yang berangkat untuk bekerja ke luar negeri, memiliki tujuan ingin memperbaiki perekonomian keluarganya. Untuk air. itu tidaklah mengherankan jika mereka mengirimkan sebagian besar gaji yang diterimanya ke tanah air.

Kondisi saat ini, dimana rupiah mengalami pelemahan dari dollar Amerika, juga dimanfaatkan oleh Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri. Untuk itu peran Perbankan sangat dibutuhkan dalam rangka mendukung Remitansi TKI ini.


BNI merupakan salah satu perbankan yang ikut mendukung upaya ini. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), melakukan kerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), untuk melayani pencairan uang yang dikirim para tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri melalui BNI Wesel PIN.

BNI telah memiliki jaringan internasional yang cukup luas dan didukung oleh kantor cabang yang ada di beberapa negara yang menjadi kantong TKI seperti Hongkong, Singapura, Arab Saudi, Qatar, Malaysia, Brunei Darrusalam, dan Taiwan, sedangkan Jaringan Alfamart tersebar di Indonesia sehingga sangat tepat untuk menjadi partner BNI dalam memberikan layanan BNI Wesel PIN,” demikian penjelasan Abdullah Firman Wibowo selaku General Manager International BNI Abdullah Firman Wibowo dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Abdullah menambahkan toko-toko Alfamart yang dapat melayani BNI Wesel PIN tersebut hanya toko-toko Alfamart regular, bukan toko franchise atau waralaba. Adapun besar nominal maksimal yang dapat diambil di toko Alfamart adalah Rp 5 juta.

Sementara itu, Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin, menuturkan, kerja sama tersebut sangat sinergis mengingat layanan remitensi BNI merupakan remiten terbaik se-Asia Tenggara. Solihin juga berharap layanan ini dapat membantu TKI di dalam melakukan transaksi pengiriman uang untuk keluarganya yang ada di Indonesia.

“Dengan jaringan toko Alfamart yang tersebar di Pulau Sumatera, Jawa, Bali, dan Sulawesi diharapkan dapat mempermudah para TKI dan keluarganya yang ada di Tanah Air untuk menerima ataupun mengirimkan uang dengan lebih cepat, mudah, dan aman,” katanya.

BNI Wesel PIN merupakan produk dari Remittance Ltd (anak usaha dari BNI) untuk layanan transaksi pengiriman uang incoming & outcoming.

Adapun mekanismenya adalah, si pengirim yang kebanyakan merupakan TKI hanya menyetorkan uang sebagaimana layaknya menabung ke kantor cabang BNI yang ada di negara tempat mereka bekerja. Setelah itu, pengirim akan mendapatkan kode PIN khusus yang hanya diketahui oleh dirinya.

“Setelah mendapatkan kode PIN dari kantor BNI di sana, PIN tersebut harus diinformasikan kepada si penerima kemudian untuk pengambilan di toko Alfamart terdekat. Si penerima hanya membawa fotokopi KTP dan kode PIN dari tersebut. Sangat mudah dan aman, hari ini kirim, saat itu juga sudah bisa langsung diambil,” sebut Abdullah.

Demikianlah salah satu bentuk dukungan perbankan BNI yang bekerjasama dengan gerai Alfamart untuk memudahkan pencairan pengiriman uang yang dilakukan oleh Tenaga Kerja Indonesia yang ingin mengirimkan uang kepada keluarga mereka di tanah air.


Semoga Bermanfaat.


Apakah anda berminat untuk menjadi salah satu penyumbang devisa bagi negeri tercinta ini dengan bekerja di luar negeri ? Kami siap menyalurkan anda ke PJTKI Resmi dan Terpercaya. Jangan ragu untuk menghubungi kami.



MARILAH BERSAMA KAMI 
"MERUBAH NASIB" MENUJU HIDUP 
YANG LEBIH BAIK

Sebagaimana Allah berfirman dalam Q.S. Ar-Ro’du Ayat 11 yang artinya :
Sesungguhnya Allah tidak merubah nasib sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada dirinya sendiri.





DAFTARKAN SEGERA KEPADA JIKA ANDA BERMINAT UNTUK BEKERJA
KE LUAR NEGERI

Kontak Info Kerja Ke Luar Negeri

Kontak Info Lowongan Kerja Ke Luar Negeri  - Ali Syarief 0877-8195-8889 - 081320432002-Pin 74BAF1FB

Hubungi Via YM





logoblog

Victoria Park Merupakan Tempat Favorit Bagi Buruh Migran di Hongkong

Hongkong merupakan adalah salah satu negara tujuan utama tenaga kerja Indonesia TKI yang juga dikenal dengan sebutan buruh migran Indonesia dan menjadi salah satu negara favorit bagi para buruh migran asal Indonesia yang ingin bekerja ke luar negeri. Hongkong selama ini dikenal sebagai negara tujuan buruh migran paling ramah,dimana pemerinta h negara ini telah menetapkan hari libur dan para buruh migran ini berhak mendapatkan libur sehari dalam seminggu. Biasanya para buruh migram ini memanfaatkan hari libur mereka dengan berkumpul sesama buruh migran untuk misalnya bersosialisasi berkumpul bersama, belajar bersama mengkaji ilmu agama dsb. Victoria Park merupakan tempat favorit bagi buruh migran di Hongkong untuk bersosialisasi dengan buruh migran lainnya yang bekerja di Hongkong.
Victoria-Peak tempat berkumpul para buruh migran asal Indonesia


Hak buruh migran wajib dipenuhi oleh setiap majikan yang menggunakan jasanya. Sebut saja hak kaum buruh di sana yang mendapatkan jatah untuk libur sehari dalam setiap minggu. Jikapun tetap bekerja, para majikannya wajib untuk membayarkan uang lembur sebagai pengganti hari libur.

Buruh migran Indonesia memiliki rutinitas khusus setiap akhir pekan Sabtu dan Minggu di Victoria Park. Sebuah taman yang berada di kawasan Causebay yang selalu dipadati ribuan buruh migran. Dua hari itu merupakan hari yang paling banyak diambil untuk berlibur dalam setiap minggu oleh para buruh. Tidak hanya dari Causebay saja, buruh migran yang datang ke Victoria Park juga datang dari berbagai penjuru Hong Kong. Sekadar bersenda gurau, melepas rindu sebangsa, bahkan berjualan gorengan sampai soto dan nasi rawon, sehingga rasa rindu tanah air dapat terobati dengan berkumpul bersama.  Tak sekadar menjadi tempat berkumpul dan bersantai, taman kota itu juga adalah panggung berekspresi.

Komunitas-komunitas buruh migran memanfaatkan taman yang dibuka tahun 1957 itu untuk berbagai kegiatan. Komunitas dancer berlatih gaya-gaya baru, komunitas fashion memamerkan mode pakaian yang sedang tren, ataupun mereka yang datang sekadar berkumpul dan ngobrol melahirkan suasana guyub ala pedesaan Indonesia. Di tengah modernitas Hongkong, keramahtamahan mereka tak memudar.

Para buruh migran ini mulai memadati Victoria Park sejak pukul 09.00 waktu setempat. Mereka menjadikan taman cantik ini dijadikan titik kumpul para buruh migran, selain karena lokasi ini tidak begitu jauh dari pusat belanja di Causebay dan juga sarana transportasi publik. Selain itu kantor Konsulat Jenderal RI berada hanya dua blok dari titik kumpul buruh migran.

Taman akan kembali lengang sekitar pukul 18.00-19.00 waktu setempat dan satu persatu buruh migran kembali ke rumah-rumah tempat mereka bekerja dan menghadapi rutinitas sehari-harinya dan berharap dapat berkumpul kembali minggu depan.

Anda tertarik untuk bekerja di Hongkong dan ingin menikmati keindahan taman di Victoria Peak ?  Silahkan menghubungi kami dan mengisi  Form Pendaftaran untuk informasi lebih detail.

Semoga bermanfaat.

Kontak Info Kerja Ke Luar Negeri

Kontak Info Lowongan Kerja Ke Luar Negeri  - Ali Syarief 0877-8195-8889 - 081320432002-Pin 74BAF1FB

Hubungi Via YM

logoblog
Copyright © Lowongan kerja keluar negeri | PJTKI Resmi | . All rights reserved.